Lamongan – Dalam upaya menindaklanjuti program ketahanan pangan nasional, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Babat, Polres Lamongan, terus menunjukkan aksi nyata di lapangan. Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H., Kapolsek Babat, secara langsung melaksanakan pengecekan rutin di lahan Green House tanaman buah Melon milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Patihan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, pada pekan ini.
Kunjungan mendadak yang disambut antusias oleh aparatur desa dan warga setempat ini bukan sekadar inspeksi biasa. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan bentuk konkret sinergitas antara TNI/Polri dengan pemerintah desa dalam mengakselerasi program strategis nasional menuju “Swasembada Pangan Indonesia”. Program ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah pusat untuk mengurangi ketergantungan pada produk pangan impor sekaligus memberdayakan ekonomi desa.
Tampak hadir mendampingi Kapolsek dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Patihan, Bapak Hasan, beserta sejumlah perangkat desa, anggota Bhabinkamtibmas, dan warga setempat. Mereka bersama-sama berjalan menyusuri area Green House yang ditata rapi, mengamati setiap pohon melon yang mulai menunjukkan masa pertumbuhan optimal.
Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, saat ditemui di sela-sela pengecekan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari perintah atasan untuk memastikan seluruh potensi desa digerakkan mendukung ketahanan pangan. “Kami tidak hanya sekadar menyampaikan arahan, tetapi turun langsung ke lapangan. Green House Melon milik Bumdes Patihan ini adalah percontohan yang bagus. Kami ingin melihat secara langsung perkembangan budi daya, kendala yang dihadapi petani, sekaligus memberikan motivasi,” ujar Kompol Chakim.
Menurutnya, Polsek Babat berkomitmen untuk terus melakukan monitoring secara rutin. Hal ini penting untuk memastikan program berjalan sesuai rencana, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga masa panen. “Jika ada kendala teknis atau non-teknis, kami bersama aparat desa akan segera mencari solusi. Jangan sampai warga kehilangan semangat karena masalah kecil yang bisa diselesaikan bersama,” tegas perwira dengan dua melati di pundaknya itu.
Pengecekan rutin yang dilakukan kali ini juga berdampak signifikan terhadap semangat warga. Dalam kegiatan tersebut, Kompol Chakim bersama anggota Polsek Babat dan Kepala Desa Hasan ikut serta memonitor secara langsung lahan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga. P2B sendiri adalah program pemanfaatan lahan pekarangan untuk budi daya tanaman produktif yang bernilai ekonomi tinggi maupun untuk konsumsi keluarga.
“Kami memonitor lahan P2B warga secara bersama-sama. Hasilnya, warga menjadi semakin bersemangat untuk melaksanakan penanaman budi daya buah Melon. Mereka melihat bahwa aparat tidak hanya memberi perintah, tetapi juga hadir sebagai mitra,” tambah Kapolsek.
Salah satu poin penting yang menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut adalah keterkaitan langsung antara hasil panen buah Melon dengan program SPPG (Sistem Pemenuhan Pangan Gizi) di wilayah Babat, Kabupaten Lamongan. Kapolsek menjelaskan, buah Melon yang dihasilkan dari Green House Bumdes dan lahan P2B warga nantinya akan menjadi bagian dari rantai pasok makanan bergizi di SPPG.