Lamongan, 04/04/2026 – Upaya pencarian terhadap seorang bocah yang diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo terus dilanjutkan oleh jajaran Polres Lamongan, Polsek Laren bersama instansi terkait dan masyarakat, Sabtu (4/4).
Peristiwa tenggelam tersebut terjadi di aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di wilayah Dusun Ketintang, Desa/Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, pada Jumat (3/4).
Kapolsek Laren Polres Lamongan AKP Witono Hariadi, S.H., bersama anggota langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 19.20 WIB.
Berdasarkan informasi, kejadian tenggelam diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Korban diketahui berinisial AF (9), seorang pelajar kelas 2 MI, warga Desa/Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.
Saat kejadian, korban mengenakan kaos warna merah dan celana pendek hitam, dengan tinggi badan sekitar 137 cm dan rambut pendek.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi sekitar pukul 15.00 WIB korban berpamitan kepada ibunya untuk bermain sepak bola bersama teman-temannya di Lapangan Centong, Desa Laren.
Usai bermain, korban bersama teman-temannya mandi di Sungai Bengawan Solo yang berjarak sekitar 50 meter dari lapangan.
Diduga karena tidak bisa berenang, korban langsung tenggelam saat masuk ke sungai yang memiliki arus deras dan kedalaman cukup tinggi.
Dua orang saksi yang merupakan teman korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun tidak berhasil.
Mereka kemudian berteriak meminta bantuan, namun karena lokasi cukup jauh dari permukiman, pertolongan tidak segera datang.
Beberapa saat kemudian, warga sekitar datang dan melakukan pencarian secara manual, namun hingga malam hari korban belum berhasil ditemukan.
Kapolsek Laren bersama anggota kemudian berkoordinasi dengan Satpolair dan BPBD Lamongan untuk melakukan pencarian lanjutan.
Pencarian sempat dilakukan hingga malam hari, namun karena kondisi gelap dan keterbatasan visibilitas, pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan keesokan harinya.
Pada Sabtu pagi, upaya pencarian kembali dilanjutkan dengan melibatkan personel gabungan dari kepolisian, BPBD, serta masyarakat setempat.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd yang turut berada di lokasi menyampaikan harapannya agar korban segera ditemukan.
“Pencarian terus kami lakukan bersama tim gabungan dan masyarakat. Semoga korban segera ditemukan sehingga dapat memberikan kepastian bagi keluarga,” ujarnya.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung dengan menyisir aliran sungai dan area sekitar lokasi kejadian.